Sebait Cinta Untuk Orang Tua
Pensil: “Maafkan aku!”
Penghapus: “Maaf untuk apa? Kau kan tak melakukan kesalahan apa pun.”
Pensil: “Untuk setiap gores luka yang kau rasa karena aku. Setiap kali aku membuat kesalahan, kau selalu ada untuk menghapusnya. Namun, setiap kali salah itu terhapus, kau kehilangan sebagian dari tubuhmu. Kau menjadi kecil dan semakin kecil karenanya.”
Penghapus: “Ya, memang benar, tapi itu tak mengapa. Kau tahu, aku tercipta memang untuk tugas itu. Aku tercipta memang untuk membantumu setiap kali kau melakukan kesalahan. Meskipun aku tahu, suatu saat aku akan tiada dan kau pun akan menggantiku dengan sesuatu yang baru. Sejatinya aku bahagia dengan itu semua. Jadi, tak perlu lah kau khawatir. Aku tak tahan melihatmu bersedih seperti ini.”
Harapan Besar Si Anak Dungu dalam Mencari Jati Diri di Balik Usaha Tanpa Henti
Selasa, 10 Juli 2012
Jumat, 15 Juni 2012
Air Mata Meng " Legenda China "
Kisah ini terjadi pada masa pemerintahan Kaisar Ch’in Shih Huang-ti yang dikenal kejam. Kaisar khawatir kalau dinasti Hun akan menyerang negara tersebut dari utara. Agar dapat memantau musuhnya tersebut, Kaisar memutuskan untuk membangun sebuah tembok sepanjang wilayah perbatasan Cina bagian utara. Tetapi tidak lama sesudah satu bagian selesai dibangun, bagian yang lain runtuh. Dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga pelaksanaan ‘proyek besar’ tersebut tidak pernah mengalami kemajuan.
Rabu, 13 Juni 2012
Untukmu Kekasih Masa Depanku
º•* «̊͡♡̬̩̃ Untukmu Kekasih Masa Depanku ♡̬̩̃ »̊͡*•º
♥ Aku memilihmu bukan dari banyak atau
sedikitnya hartamu,
Karena harta bisa dicari kapan pun kita mau,
Tapi aku menilai jiwa sosialmu saat senang dan
susah,
Karena kebaikan akan berbuah hasil yang indah,
Seperti Thalhah Bin Ubaidillah
Yang mendapat julukan "Si Pohon Kebaikan" dari
Rasulullah.
♥ Aku memilihmu bukan karena tampan atau
tidaknya dirimu,
Karena jika usia kita semakin tua maka
ketampanan pun akan semakin pudar.
Tapi dari seberapa kuatnya dirimu hadapi cobaan
kehidupan.
Seperti Usamah Bin Zaid, dia kuat dan cerdas.
Tak heran, Rasulullah mengangkatnya sebagai
panglima perang dan dewan pertimbangan
♥ Aku memilihmu bukan karena keshalihanmu,
Karena tingkat keshalihan itu bisa naik dan turun,
Tapi dari semangatmu untuk terus belajar
mendapatkan ilmu,
Karena ilmu adalah dasarnya amal, cahayanya
Allah.
Senin, 11 Juni 2012
Sepatu Dahlan
NOVEL “SEPATU DAHLAN”: Kisah Inspiratif DAHLAN ISKAN Melewati Masa-Masa Sulit
“HIDUP, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya." Kalimat itu ditulis oleh Dahlan Iskan sebagai pengantar sebuah novel yang diklaim oleh penulisnya Khrisna Pabihara sebagai diinspirasi oleh kisah hidup sang menteri.
“HIDUP, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya." Kalimat itu ditulis oleh Dahlan Iskan sebagai pengantar sebuah novel yang diklaim oleh penulisnya Khrisna Pabihara sebagai diinspirasi oleh kisah hidup sang menteri.
Langganan:
Postingan (Atom)



