Jumat, 27 Januari 2012

Ayah, Anak dan Gagak


Di suatu sore hari pada suatu desa kecil, ada seorang yang sudah tua duduk bersama anak nya yang masih muda yang baru saja diwisuda akan kelulusannya pada perguruan tinggi ternama di kota itu. Mereka duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka.

Saat mereka berbincang-bincang, datang seekor burung hinggap diranting pohon. Si ayah lalu menuding jari ke arah burung itu sambil bertanya,

“Nak, apakah benda hitam itu?” “Burung gagak”, jawab si anak.
Ayah mengangguk-anggukkan kepala, namun tak berapa lama kemudian, ayah mengulangi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu menjawab dengan sedikit keras.

“Itu burung gagak, Ayah!”

Dare to Dream


Di sebuah desa terpencil yang miskin, ada sebuah sekolah yang memiliki siswa sangat sedikit karena sebagian besar anak usia sekolah harus membantu orang tuanya untuk mencari nafkah. Suatu hari, guru-satunya sekolah di sekolah diajarkan komposisi untuk murid-muridnya. Setelah menjelaskan semua aturan dan bimbingan, ia menugaskan murid-muridnya untuk menulis esai. "Di rumah, menulis sebuah esai tentang impian Anda, tentang apa yang Anda ingin berada di masa depan.
Besok, Anda diharapkan untuk membaca pekerjaan Anda di depan kelas .. "

Pada hari berikutnya, setiap siswa, berdiri di depan kelas membaca tulisan nya sendiri. Kebanyakan dari mereka ingin menjadi guru, petani, atau pejabat pemerintah, guru dll, menganggukkan kepalanya atas dan ke bawah, sebagai tanda perjanjian. Kemudian, di sini muncul mahasiswa bungsunya untuk berbagi mimpi-mimpinya ke kelas.

Kamis, 26 Januari 2012

Sukses, Kenapa tidak??


Empat alasan seseorang menjadi sukses yang akan disampaikan berikut ini adalah versi Edward D’Bono. Beliau adalah seseorang yang memfokuskan studinya pada bidang psikologi kreativitas. Salah satu buku hasil karya beliau yang terkenal adalah “Lateral Thinking”.

Dalam buku tersebut, beliau bercerita tentang tak tik. Dari hasil mencari beberapa kesamaan yang dimiliki oleh orang-orang sukses, beliau menemukan empat alasan yang mendorong seseorang menjadi sukses.

Pertama adalah “luck” (keberuntungan). Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa sukses terjadi karena kebetulan. Menurut Edward D’Bono, memang ada orang sukses karena mendapatkan keberuntungan. Misalnya, tiba-tiba mendapat lotre senilai USD 1 juta (sekitar Rp 8,5 miliar) atau menikah dengan orang yang sangat kaya. Bisa juga tiba-tiba bisnis yang sedang digeluti mendapatkan order dalam jumlah besar. Tiga contoh itu adalah kesuksesan karena kebetulan.

Rabu, 25 Januari 2012

Sabar itu Jaya



Oleh: Dr. Tengku Asmadi bin Tengku Mohamad, Ph.D
Artikel ini telah dikeluarkan dalam Majalah Cermin, Disember 2003

Kejayaan bukanlah suatu misteri yang tidak terungkap. Malah sekiranya seseorang itu telah melakukan sesuatu perkara maka orang lain pasti mampu melakukannya juga. Kita mungkin tidak bercita-cita terlalu tinggi seperti Datuk Azhar Mansor yang berlayar di lautan luas seorang diri; atau seperti Datuk Abdul Malek yang berenang merentasi Selat Inggeris; atau seperti Shalin Zulkifli yang menjadi ratu bowling negara; atau seperti Yap Sui Lin yang mendapat 16A dalam SPMnya.

Tetapi janganlah pula sekadar selesa dengan pencapaian yang biasa hingga tiada apa yang boleh dibanggakan oleh kita atau yang boleh diceritakan kepada anak cucu kita nanti. Sekurang-kurangnya, kalau kita sebagai pekerja maka berusahalah untuk menjadi pekerja yang cemerlang hingga menerima anugerah dari majikan. Kalau kita seorang usahawan binalah empayar perniagaan kita yang mampu diwarisi oleh anak cucu. Kalau kita sebagai seorang pelajar belajarlah dan berusahalah hingga sampai ke peringkat yang tertinggi.

Bagi seseorang usahawan, memperoleh kita mula rasa selesa. Setelah beberapa ketika kita rasa tiada apa lagi yang mencabar di tahap tersebut. Kalau kita terus berada dalam zon selesa itu maka lambat laun kita akan gagal kerana orang lain sudah semakin maju. Oleh itu perlu bagi kita setelah mencapai satu sasaran, kemudiannya mencabar diri untuk maju ketahap yang seterusnya pula. Berikut adalah beberapa langkah yang boleh diambil untuk cabar diri bagi terus maju dalam kehidupan.